Kucing Anggora Saya Umur 2bulan Sakit Diare, Lemas Tolong Bantu Saya Obat Dan Cara Penanganannya?

Tanya:
kucing saya lemas sampai sampai tangan dan kaki nya tidak bisa digerakkan. thanks before


Jawaban dari ? :
kalau saya saya kasih perasetamol


Jawaban dari Snowy :
segera bw k dokter hewan biar di suntik, biasanya dokter akan memberikan antibiotik u mematikan kuman2 jangan sampai dia mati lemas, karena dehidrasi.


Jawaban dari Download :
Kalo gasempet ke Dokter Hewa apa sayang uang’nya buat keDokter Hewan,,,,,,,,
Cara gampang dan cepat’nya Kasih sedikit(kira-kira 1/2 isi kapsul) Diapet
Kucing Anggora saya pernah sembuh dikasih Diapet


Jawaban dari Paul :
Harus segera bw atau panggilkan dr hewan karena harus diinfus, gak bisa cm dikasih cairan dari mulut, hiiiik kasian kl sampai terlambat, mudah2an dpt tertolong


Jawaban Terbaik “Kucing Anggora Saya Umur 2bulan Sakit Diare, Lemas Tolong Bantu Saya Obat Dan Cara Penanganannya? ” dimiliki oleh nabila

Salah satu penyebab kematian yang sering terjadi pada kucing terutama anak kucing adalah Diare. Masalah ini seringkali dianggap remeh dan terlambat ditangani sehingga nyawa sang kucing yang jadi taruhannya.Secara umum, Diare disebabkan oleh kuman yang hidup di saluran pencernaan.

Namun, ada beberapa faktor lain yang menjadi penyebabnya antara lain :

# Stress
Kucing adalah hewan yang sangat membutuhkan kenyamanan. Mereka dapat mengalami stress apabila dihadapi pada perubahan lingkungan maupun pergantian makanan. Umumnya mereka butuh adaptasi dahulu. Bagi mereka mengenal lingkungan baru adalah hal yang menegangkan & punya tantangan tersendiri. Begitu pula halnya bila makanan yang dikonsumsi berbeda dari biasanya (lebih rendah standartnya) Hal ini juga mengakibatkan sistem pencernaan mereka terganggu.

# Cacing / Parasit
Mayoritas kucing memiliki satu atau lebih jenis cacing/parasit yang menyebabkan diare. Kitten mudah terjangkit cacing/parasit dari induknya. Penyebab utama biasanya adalah cacing gelang. Cacing yang diidap kucing mencakup :

Cacing-cacing tersebut menyebabkan hilangnya nafsu makan,
diare dan muntah-muntah.

# Susu berlaktosa
Kucing sangat antusias bila diberi susu, mereka akan mengkonsumsi dengan lahap. Namun sayangnya tidak semua kucing dapat bertoleransi dengan laktosa dan cocok dengan susu sapi karena dapat menimbulkan diare pada kucing. Pilihan terbaik adalah memberikan susu khusus untuk kucing yang benar-benar bebas laktosa. Susu jenis ini sudah dijual pet shop. (padahal kucing g bsa merasakan rasa manis)

# Perubahan Pola Makan (Diet)
Hal ini juga dapat menyebabkan diare, karena sistem pencernaan terbiasa menerima jenis makanan tertentu baik itu dry food ataupun wet food. Sebaiknya perubahan pola/jenis makanan diatur secara bertahap seperti mencampur antara jenis yang baru dengan jenis yang biasa dimakan, agar usus tidak kaget saat mencerna makanan.

# Makanan dan minuman yang tidak bersih
Makanan yang sudah terbuka cukup lama khususnya wet food, lebih cepat mengundang kuman penyakit, karena kuman-kuman yang berterbangan mudah menempel pada makanan. Begitu pula dengan dry food, serangga yang hinggap akan menyebabkan timbulnya kutu juga larva. Minumnya pun sangat dianjurkan untuk diganti 3-4 kali sehari, guna terjaga kebersihannya dari debu-debu atau bulu yang berterbangan.

# Kandungan/komposisi makanan & minuman yang tidak layak
Faktor inilah yang sangat rentan menyebabkan munculnya diare. Karena kandungannya tidak layak dikonsumsi oleh kucing umur tertentu atau bahkan komposisinya mengandung bahan by product alias organ bahan baku yang seharusnya tidak diolah menjadi makanan kucing.

Wadah/tempat makan & minum yang tidak bersih. Wadah harus selalu dicuci bersih sehingga tidak meninggalkan sisa- sisa makanan yang dapat menimbulkan bakteri. Begitu pula dalam pengeringan, wadah yang tidak kering juga mudah menjadi sarang bakteri.

# Lingkungan tempat kucing bermain
Lingkungan yang kotor menjadi sumber segala penyakit. Pekarangan / halaman adalah area yang sangat mengasyikan bagi mereka, akan tetapi terdapat berbagai macam penyakit yang mungkin dibawa oleh kucing lain saat bertandang ke pekarangan kita.

# Cuaca yang tidak bersahabat seperti musim hujan atau musim pancaroba.
Cuaca yang dingin, lembab & berganti-ganti membuat daya tahan tubuh kucing menurun. Hal ini juga mengakibatkan stress pada usus sehingga pencernaan mereka terganggu.

Bila Anda mendapati kucing kesayangan Anda mendadak kurus, lesu dan tidak ada nafsu makan, segera cek feses kucing Anda, mulai dari bentuk, warna serta frekuensinya. Bila feses berbentuk kental/cair dapat dipastikan kucing Anda terserang diare.

Penanganan bila terkena diare :
â?¢ Hentikan pemberian makan selama 24 jam, sampai fungsi usus kembali normal. Namun pemberian minum (air putih) tetap berjalan agar tidak dehidrasi.
â?¢ Jangan diberikan susu tanpa laktosa apalagi berlaktosa selama masa diare.
â?¢ Berilah makanan yang sederhana & dapat dicerna dengan mudah yaitu wet food seperti : Vitabon atau Avoderm Food Canned
â?¢ Hindari pemberian makan dari tetangga atau pun berburu makanan sendiri.
â?¢ Jangan dibiarkan keluar rumah atau lebih baik sementara dari kucing- kucing lain yang tinggal dalam 1 atap.
â?¢ Pemberian obat diare yang tepat.

Di Indonesia banyak sekali obat diare yang mengandung Kaopectate. Kaopectate tidak bagus bila diberikan pada kucing umur < 5 bulan. Berhati- hatilah memilih obat diare, perhatikan kandungan yang tercantum.

hear08Pemberian obat diare adalah elemen terpenting & efektif agar diare segera berhenti. Obat diare yang aman adalah obat yang memang diperuntukan pemakaiannya untuk kucing maupun anjing contohnya Johnson’s Diarrhoea. Karena dosisnya telah disesuaikan dengan pencernaan mereka.

Namun apabila diare yang dialami kucing maupun anjing Anda sudah tidak dapat ditangani oleh obat diare, maka sangat disarankan untuk langsung membawanya ke dokter hewan terbaik Anda.