Apa Solusinya Untuk Kucing Ku Ini?

Tanya: q pnya kucing jantan (kucing kampung) dari kemaren badannya keliatan lemes… nafsu makannya agak kurang tpi klo q kasih susu dia mau badannya agk sedikit panas (gk terlalu panas2 bgt) trus solusinya gmn?? mohon bantuannya y!!


Jawaban dari amel_chan ^o^ :
amel kasih bubur bayi…
tapi jangan terlalu panas…
trus amel kasih susu bayi yg free lactosa…
pke air hangat yg matang ya…

nyahahaha~


Jawaban dari muy :
kucingku juga pernah kaya gitu,dia malah 5hari ga makan trus dikasih kuning telor campur madu..besokna langsung makan lagi

semoga membantu


Jawaban dari NetWork :
wah, ini kelihatannya udah serius. takutnya kena penyakit FIP (tp mudah-mudahan engga).
nih quote nya,,

FIP atau Feline Infectious Peritonitis, merupakan salah satu penyakit virus yang sering menyerang kucing. Virus ini tidak spesifik hanya menyerang kucing ras tetapi bisa juga menyerang semua jenis kucing.

Sesuai dengan namanya, FIP dapat merusak sistem pencernaan hewan terutama usus. Hewan yang terinfeksi akan memperlihatkan gejala demam, diare dan bahkan dapat menyebabkan kematian.

Sebagai pemilik kucing, sudah semestinya anda mengetahui penyakit virus yang satu ini.

FIP biasanya menyebar dari kucing yang satu ke kucing yang lain melaui tetesan air liur dan dari kotoran.

Penyebab FIP

FIP disebabkan oleh Feline Coronavirus (FCoV). Ada dua jenis FCoV, yaitu Feline Enteric Coronavirus (FECV) yang bersifat avirulent (lemah) atau tidak menyebabkan sakit. Infeksi virus ini tidak memperlihatkan gejala yang serius, tapi mungkin akan terjadi diare ringan. Jenis virus yang lain adalah Feline Infectious Peritonitis Virus (FIPV). Virus ini termasuk virulent atau virus yang dapat menyebabkan sakit pada kucing penyebab utama dari FIP. Diduga bahwa FIP berkembang dari FECV karena adanya mutasi di dalam sel kucing. Penyebab dari mutasi ini tidak di ketahui.

Virus di Lingkungan

FCoV dapat bertahan hidup di lingkungan terbuka selama 3-7 minggu. Setelah 3 minggu jumlah virus ini akan berkurang dengan sendirinya. Sejumlah desinfektan yang biasa dipakai untuk rumah tangga dapat membunuh virus ini.

Gejala klinis yang terlihat

1. FIP bentuk kering (Non Effusive Form)

Gejala yang terlihat tidak terlalu signifikan. Penurunan berat badan, lemah, demam dan kehilangan nafsu makan. 10-25% dari kucing yang terinfeksi akan memperlihat gejala saraf seperti kelumpuhan, disorientasi, kehilangan keseimbangan, gemetar dan perubahan tingkah laku. Biasanya akan terjadi gangguan hati dan ginjal. Untuk mengetahui adanya gangguan pada kedua organ ini dapat dilakukan pemeriksaan darah. Terkadang hanya terjadi radang ringan dan kerusakan pada mata. Pada beberapa kasus, kucing yang terinfeksi FIP bentuk kering ini dapat bertahan hidup setelah menunjukkan gejala awal.

2. FIP bentuk basah (Effusive Form)

Pada awal infeksi kita dapat melihat gejala yang sama dengan FIP bentuk kering seperti penurunan berat badan, demam, hilangnya nafsu makan dan kelemahan. Anemia, diare dan atau susah buang air besar. Bentuk basah ini berjalan sangat cepat, perut membesar karena terjadinya penimbunan cairan di dalam perut tapi umumnya kucing tidak memperlihatkan gejala sakit pada bagian ini. Cairan juga dapat menumpuk pada bagian dada sehingga kucing akan kesulitan bernapas. Biasanya kucing yang memperlihatkan gejala FIP bentuk basah akan mati dalam waktu 2 bulan.

Diagnosa

Hasil test antibodi tidak dapat dipercaya sepenuhnya. Disini kita harus bisa menghubungkan antara sejarahpenyakit kucing, gejala klinis, hasil lab, hasil tes FCoV dan hasil radiografik apabila dimungkin. Kepastian infeksi FIP adalah dengan melakukan biopsi jaringan pada kucing yang mati.

Terapi

Tidak ada obat untuk infeksi virus termasuk FIP. Jarang sekali kucing yang terinfeksi FIP dapat bertahan. Yang dapat dilakukan dokter hewan adalah mengurangi sakitnya agar kucing merasa lebih nyaman dan memperpanjang masa hidupnya.

Pengobatan penunjang yang biasa dilakukan adalah

1. Drainase teratur bagian abdominal yang mengalami ascites (bentuk basah).
2. Terapi cairan dengan memberikan infus.
3. Meningkatkan nutrisi.
4. Pemberian antibiotik untuk mencegah infeksi sekunder.
5. Transfusi darah apabila terjadi anemia.
Pencegahan
Populasi kucing dalam satu tenpat jangan terlalu padatkarena pada populasi yang tunggi, apabila kucing yang satu terinfeksi maka tingkat penularan pun tinggi.Yang terpenting dalam menjaga kesehatan kucing adalah memperhatikan gizi, sanitasi dan ceck up rutin ke dokter hewan.

Virus ini dapat bertahan hidup di lingkungan selama beberapa minggu. Apabila ingin memasukkan kucing baru ke dalam rumah sebaiknya ditunggu sampai sebulan setelah terjadi kasus FIP. Box tempat buang kotoran harus dibersihkan setiap hari. Selain itu tempat makan, tempat minum, kandang, mainan dan lantai juga di bersihkan dan di desinfeksi.

Vaksinasi

Pemberian vaksin secara rutin bertujuan untuk membentuk antibodi dan meningkatkan sistem pertahanan tubuh. Vaksinasi dapat mencegah terjadinya sakit. vaksin FIP dapat di berikan saat kucing berumur setidaknya 16 minggu. Pemilik dapat berkonsultasi dengan dokter hewan untuk vaksinasi.

langsung ke dokter deh. ini serius bgt.


Jawaban dari Amethyst :
Untuk meningkatkan nafsu makan, cobalah diberi bandeng goreng.


Jawaban dari Jodang Erlangga :
aku dulu jga punya masalah sprti itu trus ku tangani dengan memberinya obat demam tapa kuberi hanya setengah yah akhirnya permasalahan ku selesai kucing ku kembali sehat !!!!!! mungkin permasalahan kita sama


Jawaban Terbaik “Apa Solusinya Untuk Kucing Ku Ini? ” dimiliki oleh dilbar

Banyak sekali penyebab kucing tidak mau makan. Paling sederhana bisa saja karena kucing sedang bosan dengan makanan yang biasa diberikan. Penyebab lain yang lebih parah dan ditakuti yaitu sakit. Nafsu makan pada kucing sakit akan berkurang atau bahkan hilang sama sekali. Tindakan yang terbaik bila kucing tidak mau makan, segera temui dokter hewan dan konsultasikan masalah kucing anda.

Untuk sementara beberapa tindakan sederhana berikut dapat dilakukan untuk mengatasi nafsu makan yang hilang, tetapi bila terus berlanjut segera bawa kucing anda ke dokter hewan.

Pancing nafsu makan
Kadang-kadang kucing agak sedikit malas-malasan dan manja. Coba sodorkan makanan (piring makanan) ke depan hidungnya atau masukkan sedikit makanan ke dalam mulutnya dan lihat apakah nafsu makannya terbangkitkan. Cara ini bisa dicoba beberapa kali, bila tidak berhasil juga gunakan cara berikutnya.

Campur & ganti makanan
Seperti manusia, kucing pun bisa bosan terhadap makanan yang sama setiap hari. Beberapa makanan kucing komersial yang kering (berbentuk biskuit kecil) memang kurang memiliki bau dan rasa yang membangkitkan selera. Hal ini bisa dicoba diatasi dengan memberikan makanan basah atau makanan kalengan yang memang memiliki aroma dan rasa yang lebih kuat. Bila kucing mau makan makanan basah tersebut, coba campurkan makanan kering dengan makanan basah. Makanan kalengan (basah) sebaiknya tidak diberikan setiap hari untuk jangka panjang karena selain nutrisinya tidak mencukupi juga dapat mempercepat pembentukan plak atau karang gigi.

Berbagai produk makanan kalengan untuk kucing banyak tersedia di pasaran/ petshop, dari yang murah hingga yang mahal. Perhatikan pula kandungan dari tiap merek makanan. Makanan yang sering dijumpai seperti whiskas & friskies biasanya cukup untuk merangsang nafsu makan. Bila ingin lebih baik dapat diberikan makanan dengan merek Science Diet (Hills) atau bila ingin lebih baik bisa diberikan makanan khusus â??Science Diet a/dâ? (Science Diet Prescription a/d). Selain rasa dan aroma yang lebih merangsang, nutrisi â??Science Diet a/dâ? juga lebih baik & lebih lengkap. Perlu diingat makanan khusus â??Science Diet a/dâ? hanya untuk diberikan sekali-sekali, bukan untuk makanan setiap hari.

Suapi kucing
Menyuapi kucing bisa dengan tangan, sendok kecil atau lebih mudah menggunakan syringe (spoit/suntikan) tanpa jarum. Makanan yang diberikan adalah makanan basah. Makanan basah ini bisa berupa :

* makanan kalengan
* makanan kering yang direndam air hangat dahulu, kemudian setelah lunak dihancurkan dengan sendok atau blender
* campuran makanan kalengan dengan makanan kering yang sudah dihancurkan
suapi kucing sambil sesekali sodorkan makanan pada prirng makannya untuk melihat apakah kucing sudah mau makan sendiri. Hati-hati bila menyuapi dengan menggunakan syringe. Pegang kepala atau telinga kucing, masukkan syringe berisi makanan cair dari samping (ujung samping mulut), tekan syringe pelan-pelan agar kucing bisa mengunyah dan menelan makanan dengan baik. Syringe berisi makanan jangan disemprotkan kedalam mulut kucing karena bisa menyebabkan kucing tersedak makanan.

Beri vitamin & perangsang nafsu makan
Beberapa suplemen atau vitamin dapat diberikan sebagai perangsang nafsu makan. Vitamin yang paling sederhana dan mudah di dapat biasanya vitamin B kompleks. Vitamin ini dapat diberikan dalam bentuk tablet atau sirup.

Suplemen lain yang dapat diberikan adalah asam amino lisin (Lysine). Selain dapat merangsang nafsu makan, lisin juga dapat mengganggu replikasi/perkembangan virus herpes penyebab penyakit Feline Rhinotracheitis (Flu Kucing).

Carilah suplemen & vitamin ini di apotik terdekat. Biasanya lisin dan B kompleks banyak tersedia sebagai suplemen untuk anak-anak, seperti Biolysin® Syrup, Lysmin ® (mengandung lisin & B kompleks), Becombion® syrup (B kompleks). Biasakan memberi vitamin bersamaan atau beberapa menit setelah makan. Apalagi pada kucing yang tidak makan seharian, pemberian suplemen yang tidak didahului pemberian makanan dapat mengiritasi lambung dan menyebabkan muntah. Konsultasikan cara pemberian dan dosis suplemen ini dengan dokter hewan langganan anda.

Pemberian suplemen seperti lisin dan B kompleks baru akan berpengaruh meningkatkan nafsu makan beberapa hari setelah diberikan terus menerus setiap hari. Bila ingin yang berpengaruh lebih cepat (instan), hubungi dokter hewan langganan anda dan mintalah obat perangsang nafsu makan (appetite stimulant) seperti diazepam (valium dosis 0.05-0.2 mg/kg IV sid-qod atau 0.5 – 1 mg PO sid *).

Diazepam adalah obat keras yang dapat mempengaruhi pusat rasa lapar di otak. Reaksi obat ini cukup cepat sekitar 10-15 menit setelah diberikan secara oral. Oleh karena itu segera sediakan makanan di dekat kucing agar ia dapat segera makan begitu obat bereaksi. Karena adanya efek ketagihan (adiktif) sebaiknya diazepam tidak diberikan lebih dari 2 kali berturut-turut.