Tanya: punya kucing persia,tapi masih suka takut kalau dekat dengan dia,


Jawaban dari Chrís�í xChrís�í�n�� : Asal bulunya jangan ikutan ditelan..cukup "kucingnya" aja hihi..


Jawaban dari Wawashahab : penyakit mandul disebabkan oleh virus toxoplasma gondii yg terdapat pada daging/ikan yg mentah (kurang masak)
kucing dapat terinfeksi virus toxoplasma dikarenakan memakan daging/ikan yg kuran masak/mentah
sehingga kotoran kucing akan terdapat virus toxoplasma
bisa juga disebabkan oleh kurang bersihnya kucing

bulu kucing yg tidak bersih bisa saja terdapat virus tersebut
terutama dibagian ekor

caranya mencegahnya yaitu dengan menjaga kebersihan diri, kebersihan kucing , dan memberi makan kucing daging/ ikan yg matang

semoga bermanfaat 🙂


Jawaban dari PAPA SAYANG LALA : Kayaknya nggak berpengaruh tuh .
Buktinya . . . Istriku sudah melahirkan 3 orang anak .


Jawaban dari Mintarjo : Bisa , bisa , bisa .


Jawaban dari Roni : semua bulu kucing membawa virus berbahaya bagi reproduksi wanita


Jawaban dari Surya : Toksoplasma dikenal dengan istilah virus kucing yang sangat berbahaya. Virus tersebut dapat menyebabkan kemandulan, keguguran, cacat pada bayi, bahkan menimbulkan kematian.

Sebenarnya, Toksoplasma merupakan virus tidak hanya terdapat pada kucing tetapi juga hewan mamalia lain seperti anjing, monyet, dlsb.

Virus tersebut hidup pada perantaranya dan dapat menular ke manusia jika daya tahan tubuh lemah. Toksoplasma tidak akan menular ke manusia jika daya tahan tubuh tinggi.

Selain itu, toksoplasma juga jarang ditemukan pada kucing dan lingkungan yg bersih. Maka jagalah kucing dan lingkungan tetap bersih.

- Cucilah tangan setelah memegang kucing
- Jangan beri makanan mentah pd kucing seperti daging mentah dan susu murni
- Bersihkan dan buang feces kucing setiap hari
- Wanita hamil ketika sistem imunitas rendah sebaiknya menjauhi kucing.


Jawaban Terbaik "Apakah Bulu Kucing Persia Bisa Bikin Mandul ? " dimiliki oleh Lamloy

Toxoplasmosis

SERING Toxoplasmosis disalahkaprahkan dengan penyakit yang disebabkan virus. padahal Toxoplasmosis disebabkan oleh parasit darah ber sel satu yang mempunyai nama latin Toxoplasma gondii.

Menurut Drh.Albert B. Winata, hobiis kucing rata rata mengkuatirkan Toxoplasmosis karena dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada calon bayi. terutama bagi ibu ibu muda yang belum memiliki keturunan./ hamil muda.

Anggapan keberadaan kucing selalu dihubung-hubungkan dengan masalah keturunan yang belum ada. Dan akhirnya kucinglah yang menjadi tertuduh utama.

Memang kucing merupakan inang tetap, sementara manusia adalah merupakan inag perantara parasit ber sel satu ini berada dan berkembang biak secara sexual di dalam usus halus kucing.

sedangkan pada hewan lainnya Toxoplasmosis tidak mengalami perkembangan secara sexual tetapi mengalami pembelahan diri sehingga tidak menghasilkan telur.

Toxopalsmosis pada stadium awal tidak menunjukkan gejala sedikitpun. Tidak seperti penyakit yang lain yang bisa muncul gejala di awal stadium.

Gejala yang tampak tidak ada yang terlalu spesifik. gejala umum yang bisa ditemukan seperti demam, esu, nafsu makan dan berat badan menurun jalan sempoyngan, gemetaran, kejang-kejang sampai kelumpuhan.

Sebaiknya sebagai pemilik kucig harus waspada jika kucing betina yang melahirkan ditemukan kematian pada anaknya.

sebenarnya anjingpun juga bisa terinfeksi Toxoplasmosis .

Toxoplasmosis menularkan ke manusia karena pola makan dan gaya hidup yang tidak sehat, oleh karena itu daging atau sayuran sebelum dimasak harus di cuci sebersih mungkin, jangan sampai terkontaminasi telur dari parasit tersebut.

Toxoplasmosis juga dapat menular kepada kaum adam., hanya saja efeknya tidak terlalu signifikan seperti kaum hawa, terutama ibu ibu muda.

Apakah Bulu Kucing Persia Bisa Bikin Mandul ?