About these ads

Tanya: sangad pengen punya kucing,,tapi agak takut jugga sama isu2 yg bilang bahaya pelihara kucing..
aku juga ga banyak tau soal seluk beluk kebiasaan kucing..hehe..
Makana pengen tau cara pelihara kucing tpi bebas dri virus..
Thanks^^


Jawaban dari I Made Arya : tidak bahaya asal ter urus dengan benar


Jawaban dari Ridho : tergantung cara peliharaannya
klo tidak dipelihara dengan baik sangat berbahaya
dan juga meskipun terpelihara dengan baik bulu" kucing bisa berbahaya


Jawaban dari Aju Crabs : Pelihara kucing sangat bahaya, apalagi kucing garong.!


Jawaban dari coornea_one : Melihara Kucing mati aja, trus d'awetin.... ga' bakalan nyebarin Virus tuh kucing....
hehheeee, bercanda.....

gini ja, klo kmu bner2 mw melihara kucing, yg musti d'perhatiin :
1. selalu jaga kebersihan kucing'mu, paling ga' d'mandiin, gosok gigi, potong kuku.
2. selalu rutin k'dokter hewan.
3. diberikan Vaksin, biar ga' kena Virus.
4. jangan sering2 deket2 ma kucing, pa lagi sampe bobo bareng..... ^,<


Jawaban dari ? : menrtq g ada bhayax so q jg mlhara kucing.asal phatikn mkanx n kbershanx low kcingx gak bersih bs2 mendtgkn pexakit.


Jawaban dari Wanto Abm : asal kucing itU di plihara dngn baek,gk pa2 k0k br0w?..klw kucingx gak sehat,langsung di bw ke dokter spesialis.


Jawaban dari F_B_U : Ternyata memelihara kucing di rumah itu ada risiko tertular beberapa jenis penyakit. Satu yang paling harus diwaspadai, bila membawa penyakit toxoplasma . Nahhh .. Ini sejenis parasit yang hidup di usus kucing. Maka parasitnya berpotensi menulari lewat tinja kucing.
info jelas


Jawaban dari Virgo Gumilar : gak bhaya


Jawaban dari Alvin Setiawan : Iya, hampir 80% kucing itu bervirus yang cukup mematikan bagi majikannya. salah satunya adalah virus toksoplasma yang memiliki protein negatif yang dibawa virus terhadap manusia. Terutama virus ini menyerang ibu yang sedang mengandung atau hamil. Virus ini berperan antaranya membunuh janin ibu hamil.


Jawaban Terbaik "Bahaya Kah Melihara Kucing? " dimiliki oleh Dion

berikut ada kutipan kecil mengenai toxoplasma :

Apakah Toxoplasma itu?

Toxoplasma gondii adalah semacam protozoa yg dapat ditemukan dan menginfeksi hampir semua hewan berdarah panas, baik unggas/burung, mamalia dan manusia. Infeksi yang disebabkan oleh toxoplasma gondii disebut toxoplasmosis. Toxoplasmosis bisa menjadi penyakit yg sangat serius pada manusia. Toxoplasma gondii dapat ditularkan oleh wanita hamil pada janinnya dan menyebabkan cacat bawaan atau keguguran. Toxoplasmosis juga dapat menginfeksi orang dengan kekebalan tubuh yang rendah, dan menyebabkan beberapa penyakit pada orang yg sedang menjalani kemoterapi atau terinfeksi AIDS.

Bagaimana penyebaran toxoplasma gondii?

penyebab utama dari toxoplasmosis bagi kucing adalah daging binatang yg tidak dimasak matang, mangsa yg terinfeksi toxoplasma gondii, atau tertular sewaktu dalam kandungan induknya, atau melalui air susu induknya. Pada binatang berdarah panas, toxoplasma gondii dapat menyebar lewat uterus (melewati placenta) selain itu, toxoplasma gondii jg menyebar melalui susu induk binatang. Manusia, anjing, dan mamalia lainnya terinfeksi melalui daging binatang, susu mentah (tidak dimasak matang) dari kambing/sapi yg terinfeksi, dan feces kucing yang tidak sengaja menempel di tangan atau masuk ke mulut manusia melalui makanan. Kecoa dan lalat dapat juga menjadi perantara penyebaran toxoplasma gondii karena membawa mungkin membawa sisa2 feces kucing di tubuh mereka.

Bagaimana mencegah kucing terkena toxoplasmosis?

Kucing tidak boleh makan daging dan tulang mentah, tidak boleh makan dan mengorek2 tempat sampah. Tidak boleh minum susu binatang yang tidak dipasteurisasi (dimasak). Kucing tidak boleh dibiarkan berkeliaran di luar rumah atau kebun karena bisa terinfeksi toxoplasma gondii apabila memakan burung, tikus hidup tau terkena tanah yang mengandung ookista toxoplasma gondii. Pastikan kucing selalu berada di dalam rumah dan tidak ada kontak dengan tanah. Bersihkan kotak pasir kucing (litter box) setiap hari dengan baik. Feces di flush di toilet, dibakar atau disiram air mendidih. Litter box harus selalu dibersihkan dan disiram air mendidih. Toxoplasma gondii akan mati pada suhu diatas 70C.

Gejala dan tanda2 toxoplasmosis pada manusia

Manusia dapat terinfeksi sejak dalam kandungan atau secara tidak sengaja menelan ookista toxoplasma gondii. Toxoplasma gondii melewati uterus ibu hamil yang terinfeksi toxoplasmosis dan menyerang janinnya. Toxoplamosis pada awal2 masa kehamilan menyebabkan keguguran janin. Pada 10-24 minggu usia kehamilan, mungkin mendapatkan cacat lahir yang serius seperti kebutaan, hydrocephalus (kepala besar berisi cairan), dan keterbelakangan mental. Wanita hamil yg terinfeksi toxoplasmosis hampir tidak menunjukkan gejala. 60% ibu hamil akan menularkan penyakit ini ke bayinya.

Pada manusia yang terinfeksi lewat makanan/ookista yg tertelan gejalanya demam, lesu, pembesaran kelenjar getah bening. Dan gejala yg mungkin namun jarang terjadi adalah peradangan pada hati. Diagnosa toxoplasmosis didasarkan pada hasil tes darah.

Anggapan umum dan fakta tentang toxoplasma

Kucing adalah satu2nya penyebab toxoplasma

Seperti telah dijelaskan diatas, kucing bukan satu2nya penyebab toxoplasma. Orang lebih banyak terkena toxoplasmosis karena makan daging steak yang dimasak rare atau medium, sate, barbeque, buah2an atau lalapan yang tidak dicuci bersih, atau susu yang tidak dipasteurisasi.

Memegang atau membelai bulu kucing atau menghirup bulu kucing yang terkena toxoplasmosis dapat menular ke manusia.

Ookista toxoplasma gondii tidak bisa menempel di bulu kucing. Kucing, rutin mandi (menjilati dirinya) lebih dari sekali dalam 1 hari, hal ini akan secara menyeluruh menghapus semua ookista di bulunya sebelum ookista bisa menginfeksi mahluk lainnya.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan membuka mata kita semua bahwa kucing " bukan satu2nya penyebab toxoplasmosis". Dan mematahkan anggapan2 tidak berdasar yang diyakini sebagian besar masyarakat kita selama ini. Semoga tidak ada lagi orang yang membuang kucingnya ke jalanan karena takut terkena toxoplasma. Semoga tidak ada lagi orang pinter yang ngomong di berbagai media dan memberi pemahaman yang salah kepada masyarakat luas. Dengan menjaga kebersihan diri dan lingkungan di sekitar kita dan waspada dan berhati2 terhadap apa yang kita makan adalah pencegahan yang paling efektif terhadap penyakit ini.

maka, hanya kucing yang positive terjangkit toxoplasmalah yang bisa menyebarkan toxoplasma.. akan tetapi, bila pola perawatan dilakukan secara benar, terlalu dini kita mendefinisikan bahwa kucing adalah hewan yang sangat berbahaya.. terlebih menggunakan bilangan persen tanpa menyebutkan sumber reverensi yang bisa dipertanggung jawabkan..

Bahaya Kah Melihara Kucing?
About these ads