Bahaya Pelihara kucing

Ternyata memelihara kucing di rumah itu ada risiko tertular beberapa jenis penyakit. Satu yang paling harus diwaspadai, bila membawa penyakit toxoplasma . Nahhh .. Ini sejenis parasit yang hidup di usus kucing. Maka parasitnya berpotensi menulari lewat tinja kucing.

Karena tinja kucing berceceran di sekitar rumah, bisa jadi parasit juga berpotensi tersebar di sekitar permukaan tanah, lantai, dan pekarangan rumah. Parasit juga melekat pada bulu, mulut, dan wadah bekas makan kucing. Nahhh .. tu wilayah yang perlu diwaspadai ya!

Parasit dalam usus kucing ini juga bisa hidup di tubuh manusia. Maka kita sebut penyakit hewan yang bisa juga pada manusia atau zoonosis. Berdekatan hidup dengan kucing berisiko tertular parasit ini. Tenang dulu Tentu tidak semua kucing membawa parasit ini. Hanya kucing yang tertular saja yang menjadi sumber penular.

Bukan hanya kucing. Bisa juga anjing, kambing, sapi, kerbau, atau hewan apa saja yang tertular parasit ini. Biasanya hewan yang merumput. Kambing dan kerbau mendapatkannya setelah makan rumput yang sudah tercemar parasit ini. Kotoran kucing yang berceceran terbawa kaki kucing ke rumput yang kemudian dimakan kambing atau hewan pemakan rumput lainnya.

Parasit dalam bentuk kiste yang masuk ke tubuh kambing atau pemakan rumput yang tercemar parasit akan tumbuh di dalam daging. Maka hati-hati makan daging kambing, kerbau, atau sapi setengah matang, jika ternyata ternak tersebut mengidap toxoplasmosis.

Bagi bayi, toxoplasma sama risikonya dengan pada orang dewasa. Namun kelak pada kaum Hawa, parasit ini menimbulkan masalah bila sedang hamil positif toxoplasma. Tahunya berpenyakit, dari pemeriksaan darah di laboratorium, kedapatan positif toxoplasma. Kehamilan dengan toxoplasma berakibat anak cacat dalam kandungan, kalau bukan anak mati. Maka sebaiknya tidak hamil dulu kalau positif toxoplasma.

Ada jenis penyakit lain yang dibawa kucing, berupa penyakit cacing. Tapi tidak lebih berbahaya dibanding toxoplasma. Cara mencegah agar tidak tertular, dengan menjaga kebersihan. Selain kebersihan lingkungan rumah, juga kebersihan perorangan, khususnya tertib mencuci tangan. Parasit dari sekitar rumah mudah melekat pada jemari tangan. Bila makan tanpa membasuh tangan dengan sabun sampai bersih, maka penularan toxoplasma berlangsung melalui jemari tangan ini.

Yang terpenting jaga kebersihan aja

http://dhieeewhe.wordpress.com/2009/03/28/bhay-pelhar-kucng/

Incoming search terms for the article:

bahaya kucing, bahaya bulu kucing, bahaya memelihara kucing, penyakit kucing, bahaya pelihara kucing, bahaya kucing bagi manusia, penyakit kucing anggora, pelihara kucing, bahaya bulu kucing bagi manusia, bulu kucing berbahaya

26 Thoughts on “Bahaya Pelihara kucing

  1. vino ibo veselly on September 14, 2012 at 12:48 pm said:

    aduuuuwwwhh,, gimana ya,,
    kucingku ada tiga.. masa dibuang/ dikasiin ma org laiiin ,,aq ga mau.. karna udh sayang bgt sma kucingku,, billy.molly.sama melly..

    oiiaa.. katanya klo cewe pelihara kucing.. bakal mengakibatkan mandul..
    apakah bener itu,,
    tp yg jelas.. semua itu kembali pada diri sendiri..
    dan semuanya serahkan pada allah. S.W.T

  2. Pingback: bahaya memelihara kucing « zulfatanubrata

  3. apakah betul kalau kita melihra kucing kita gak bisa hamil

  4. Kepada sahabat-sahabat kita yang dirumah sudah biasa ada binatang sebagai binatang piaraan jangan terlalu risau akan adanya penyakit yang ditimbulkan. Tuhan menciptakan apapun jenisnya walau sekecil apapun tidak ada yang sia-sia. dan bukan untuk penderitaan bagi manusia, asal kita sebagai sesama umat Tuhan harus pandai – pandai menyikapi berbagai aspek di sekitar kita. contoh yang paling sering terabaikan adalah mengenai kebersihan, apalagi penggemar binatang piaraan rumahan seperti kucing, anjing, burung, dll. Itu semua harus betul-betul diperhatikan hal kebersihannya. Apalagi yang beragama muslim yang mengaitkan mengenai kebersihan adalah sebagian daripada imannya. Jadi hal kebersihan adalah memiliki kedudukan yang sangat penting dan sangat berharga bagi kehidupan baik bagi manusia itu sendiri maupun bagi binatang peliharaannya. Berdoalah jikalau kita akan melakukan apapun aktifitas kita dan apapun keyakinan iman kita, apabila kita yang muslem paling tidak mengucap Bismillah. Temasuk apabila kita akan memegang atau bahkan akan bermain atau membersihkan binatang kesayangannya tersebut. Dan janganlah kita menjadi orang yang melampaui batas alias berlebih-lebihan terhadap sesuatu yang dicintai/ disayangi. Posisikan segala sesuatu pada porsinya/ tempatnya. Moga tulisan ini menjadi bahan renungan bagi kita tentunya buat penggemar binatang piaraan yang tinggal di rumah. Sebagai seorang muslim saya lebih setuju pelihara kucing dari anjing atau burung. jauh dari faktor najis dan judi. Sudah ada buktikah yang meninggal lantaran kucing nah kalo anjing banyak buktinya, misalnya oleh anjing herder atau anjing doberman? nah kalo burung orang pada akhirnya jadi ada unsur judinya adu burung misalnya. itulah fitnah akhir zaman.

  5. ah….hai……. kucingku telu, kabeh lemu2, sing siji abang, sing loro klawu, meang meong tak pakai lontong, atiku seneng kancaku domblong……………..

Comment navigation

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Post Navigation