Kenapa Kulit Mona(kucing) Ku Rontok Dan Berjamur ? Help Me Please ?

Tanya: Kulit MONA ku (sebelum hamil) pernah rontok (sedikit) terutama di bagian kuping. Saat ini Mona lagi hamil (pertama) dan rontok nya semakin menjadi-jadi, bagian punggung kepalanya, menjadi botak memanjang ke punggung sepanjang 10 cm. Makannya memang agak pilih-pilih, tidak suka tuna maunya fresh fish. Sementara ini Mona diberi obat anti jamur, agak kering tapi masih botak. Adakah yang tahu tentang obatnya, saya mau bawa ke dokter tapi Monaku paling takut keramaian, bisa-bisa stress kalau dibawa ke jalan raya. bisakan ada yang kasih info tentang pengobatannya ? aq tunggui ya.. kacian Monaku tersayang'
Oh ya, Monaku indo anggora….


Jawaban dari Catty :
dulu kucingku juga pernah kena jamur……………mirip ketombe gitu……. trus.aq periksakan ke dokter. dikasih sampo yg ada kandungan ketokonazol. namanya samponya ketomed. aq mandiin pake itu pada bagian yg kena jamur aja. cos lumayan mahal samponya.heheheeheheheh. setelah 4 kali cuci dianya sembuh tuh…….selamat mencoba


Jawaban dari dinodrh :
kerontokan bulu pada kucing bisa disebabkan oleh penyakit2 parasit dan jamur, contoh penyakit parasit misalnya cacingan, untuk itu km perlu kontrol antelmentik atau ngasih obat cacing ke kucing kamu contoh obatnya misalnya combantrin (perantel pamoat) juga bisa. kalo yang diakibatkan oleh jamur, kamu bisa lihat sendiri di kulit kucing km adanya keropeng-keropeng seperti ketombe pada rambut, bisa diobatin dengan obat anti jamur yang mengan dung bahan aktif Metlyn Blue. untuk memperbaiki kulit dan bulu, mintalah dokter hewan untuk menyuntikkan vitamin E, dan untuk menjaga kehalusan kulit dan bulu kucing km beri Vit A minimal 1 kali dalam 1 bulan. hindari juga tempat tidur kucing dari keadaan yang lembab…

met mencoba….

sukses ya…


Jawaban dari amelya n :
coba beri air ajaibnya ponari..mudah2an manjur dan si mona cpt sembuh ya..he


Jawaban dari Nur S :
kalo mau ke dokter panggil ajja dokternya ke rumah,,,
kalo mau diobatin juga kan ragu, apa itu emang penyebab kulit or dari dalam tubuh kucing itu..
kalo misalnya dari kulit aja, coba kamu bersihin tempat2 yang sering dia pake untuk singgah,, misalnya bantal, or kasur dan tempat2 lainnya,, soalnya kali aja ada yang kotor yang buat bulu kucing kamu sensitif dan alergi gitu..


Jawaban Terbaik “Kenapa Kulit Mona(kucing) Ku Rontok Dan Berjamur ? Help Me Please ? ” dimiliki oleh VaL Ichinoseâ?¢

sebenarnya kucing kamu udah dalam keadaan gawat.
sepertinya kucing kamu terkena jamur Microsporum canis yang dapat membuat kucing & anjing terkena Ringworm.

Tanda-tanda hewan terserang ringworm adalah bulu rontok dan patah-patah, kadang disertai sisa-sisa kulit kering yang menyerupai ketombe. Kulit kering yang mengelupas kadang menyerupai sisik. Daerah kerontokan bulu biasanya berbentuk lingkaran (circular). Kadang kadang hewan yang terserang hanya mengalami sedikit kerontokan/bulu patah dibagian wajah dan telinga. Membaca cerita kamu tentang keadaan kucing kamu sekarang saai langsung menyimpulkan kalau kucing kamu terkena jamur M. Canis. Biasanya puncak kerontokan pada kucing terlihat dalam waktu 5 minggu sejak kontak dengan M. canis.
sebaiknya hati-hati karena ringworm dapat menular pada manusia, tapi ringwom sangat jarang sekali menyebabkan masalah serius pada manusia

Cara menghilangkan jamur penyebab ringworm dari tubuh kucing yang paling baik adalah dengan kombinasi 2 cara pengobatan, yaitu pengobatan secara topikal (pengobatan luar : salep, obat gosok, shampoo) dan obat oral (makan). Salep dan obat gosok bisa digunakan untuk menyembuhkan ringworm yang terlokalisasi (terpusat). Sedangkan untuk membasmi spora dan ringworm yang luas daerahnya atau carrier, sebaiknya ditambah dengan penggunaan shampoo anti jamur.

Banyak pilihan obat anti jamur yang dapat diberikan pada kucing Karena sifat jamur yang â??agak bandelâ?, obat oral pun diberikan untuk jangka waktu agak lama. Tergantung jenis obatnya, jangka waktu pemberian obat bervariasi mulai dari beberapa minggu hingga beberapa bulan. Sayangnya sebagian besar obat oral mempunyai efek samping kurang baik, apalagi bila digunakan untuk jangka panjang. Beberapa reaksi buruk terhadap obat bisa saja muncul, oleh karena itu pemberian obat harus diawasi dengan seksama oleh dokter hewan.

Pilihan Obat Oral

1.Griseofulvin. Durasi pemberian obat : 4-6 minggu atau lebih. Efek samping : cacat pada fetus kucing (jangan diberikan pada kucing bunting), gangguan pencernaan, nafsu makan berkurang atau hilang, penurunan aktivitas sumsum tulang, demam.

2.Itraconazole (Sporanox). Durasi : 2 X 2 minggu sekali. Diberikan bersama makanan berlemak untuk meningkatkan penyerapan obat. Efek samping : cacat pada fetus kucing (jangan diberikan pada kucing bunting), hilang nafsu makan, kadang-kadang muntah, gangguan enzim hati (jarang). Jika nafsu makan hilang dosis obat diberikan bertahap selama dua hari, tingkatkan dosis obat bila tidak ada reaksi muntah lagi.

3.Fluconazole setiap hari atau selang satu hari selama beberapa minggu. Efek samping : cacat pada fetus kucing (jangan diberikan pada kucing bunting), gangguan hati.

4.Lufenuron (belum tersedia di Indonesia). Diberikan setiap dua minggu sekali selama masa pengobatan. Obat ini sangat efektif membasmi jamur tetapi relatif aman dibandingkan obat-obatan lainnya, diberikan 2 minggu sekali.

5.Ketoconazole sering digunakan sebagai anti jamur. Biasanya diberikan bersamaan dengan makanan berlemak agar penyerapan obat lebih baik. Efek samping : cacat pada fetus kucing, mual, muntah, hilang nafsu makan.

Tanyakan dosis, frekuensi serta jangka waktu pemberian obat pada dokter hewan langganan Anda. Perlu diingat pemberian obat-obatan di atas dalam jangka waktu beberapa minggu dapat mengganggu keseimbangan flora normal usus. Akibat yang mungkin terjadi adalah diare atau feces lembek untuk beberapa lama. Feces akan normal kembali setelah keseimbangan flora usus kembali normal.

Pilihan/alternatif obat luar (topikal)

1Obat Gosok & Salep

Sebagian besar obat gosok hanya bisa didapat di Apotik dengan resep dokter hewan. Obat gosok cocok digunakan pada kasus ringworm lokal atau terfokus di beberapa tempat selain bagian wajah kucing. Kekurangan obat gosok yaitu warna obat yang berbekas pada bulu kucing dan bau yang sedikit menyengat. Selain itu obat gosok agak sulit digunakan pada daerah disekitar mata kucing karena dapat menyebabkan iritasi jika masuk ke mata.

Sepertihalnya obat gosok, salep anti jamur cocok digunakan pada kasus jamur yang terfokus di beberapa tempat. Umumnya salep mudah dibersihkan dan tidak meninggalkan bekas kecoklatan pada bulu. Kekurangannya salep bersifat lengket dan cenderung membuat bulu menggumpal (gimbal).

2.Shampoo dengan bahan aktif Ketoconazole

Shampoo dengan bahan aktif ketoconazole 2 % seperti fungasol, dapat dibeli di apotik atau supermarket. Pastikan konsentrasi bahan ketokonazol yang terdapat pada kemasan adalah 2 %. Konsentrasi 1% seperti yang terdapat pada nizoral SS, kurang tuntas membasmi jamur Microsporum dan Trichophyton penyebab ringworm. Sebagian kecil populasi kucing alergi terhadap bahan ketoconazole. Segera hentikan penggunaan, bila reaksi alergi muncul pada saat memandikan.

3.Shampoo dengan bahan aktif Povidone Iodine

Shampoo Betadineâ?¢ dengan bahan aktif povidone iodine 4 %, bisa di beli di Apotik atau supermarket. Shampo ini berwarna coklat