Pengen Tau Seberapa Sayang/pengalaman Kamu Sm Kucing/binatang?

Tanya: cerita dikit ya:
Nama kucingku Chiko
Dia lahir pada ( tanggal tidak diketahui ) April 2011
Dan meninggal pada tanggal 31 Desember 2011 jam 1 malam { Hidupnya terlalu singkat (Ë?Ì©Ì©Ì©^Ë?Ì©Ì©Ì©) }
dia itu kucing aku satu2'nya. Jenis kelaminnya laki2, jenisnya Turkish Van campuran Persia.
aku tuh sayang banget sama Chiko, kalo aku sendiri di rumah, Chiko selalu ada buat aku.
kalo seseorang dari keluarga aku buka pintu/pager/pintu kulkas,, pasti aja Chiko ngeong2.
kalo Chiko sendiri di rumah, terus aku dateng baru pulang sekolah, dia pasti ngelus2 kaki aku sambil ngeong2, trus udh itu, dia tidur2'an minta dielus2, guling2 di kaki aku, pkonya lucu banget deh (Ê?ƪË?â?¿Ë?)
Tapi, suatu saat, dia diserang virus scabies..
kami langsung membawanya ke dokter, dan dia sembuh setelah di vaksin.
Dokte menyuruuh, agar Chiko di vaksim kali. Tapi Chiko hanya di vaksin 2 kali..
karena kami menyangka, d vaksin itu hanya untuk scabies saja,, ternyata untuk berbagai macam penyakit, agar daya tahan tubuhnya kuat.
Sesudah itu, dia sembuh, dia mulai tumbuh, tumbuh, dan tumbuh, hingga umur 8 bulan.
Lalu dia mulai gk mau makan smenjak suka diliarin ke luar rumah.
Mungkin itu karena dia sedang jatuh cinta sama kucing betina ( soalnya dia suka ngeong2 gk jelas )
lalu, dia makin susah di kasih makan, jadi kami ganti makanan'nya.
Masih gk berhasil juga. lalu kami bawa ke dokter, ternyata dia sakit panas.
kami mengira sakit panas itu panas biasa, makanya cuma di kasih vitamin + obat penurun panas dari dokter + di infuse.
Tapi, sakitnya makin parah, dari suhu 39, 4 derajat, menjadi 40 derajat.
aku panik banget pas udh di bawa dari dokter, dia ngeluarin lidah kyk anjing.
Mungkin saking panasnya jadi dia ngeluarin lidah.. ( padahal udh di bw ke dokter 2 kali )
Dia dipaksa makan, dan lumayan, ada makanan yg masuk..
aku selalu mlihat perut Chiko, apakah msh kembang kempis, ataukah sudah berhenti.
lalu malamnya, diatas rumah kan gudang, trus ada atap yg bolong di dalem rumah.
jadi chiko masuk ke situ. Lalu dia jatuh dari atap stinggi 2meter'an.
Dia langsung lari karena takut dimarahi.
Dari situ, sakit Chiko makin parah, tubuhnya menjadi lemas + lesu skali..
aku sedih banget pas ng'gendong Chiko, Chiko'nya diem ( kyk yg mati ), biasanya dia suka gmau diem klo digendong. Pas malem2 tanggal 30 Des 2011, dia muntah2 ( sebelumnya jg dia suka muntah sih ) trus ngeluarin cairan dari hidungnya..hidung dan mulutnya berwarna merah kecoklat2'an, badannya panas bngt, matanya gmau melek, tidur terus, suka menyendiri.
BNERAN DEH, NGELIAT CHIKO KAYA GITU, AKU NANGIS2 DI KAMAR + BERDOA SEMOGA CHIKO SEMBUH.
padahal aku pngen bawa dia ke dokter, tapi dokter di daerahku hanya 2, dan smua pada tutup karena sudah malam, dan ada yg pergi ke luar kota.
Pada tanggal 31 Des 2011 pukul 1 malam, mmh aku ng'bangunin aku dan berkata : ''Chiko mati''
langsung aku bangun dan ng'liat Chiko, ternyata benar perutnya sudah tidak kembang kempis.
Untungnya, aku tidak melihat sekaratnya..yang melihat sekaratnya hanya mamah dan kaka.
kata mamah, sekaratnya kejang2, mengigil, bernafas seperti yg asma, dan mengeong dulu sbelum meninggal, dan pada akhirnya, menghembuskan nafas terakhir.
ngedenger cerita mamah, aku langsung ke kamar dan menagis, dan aku berdoa ''ya tuhan, toloong beri Chiko kesempatan untuk hidup lagi, aku pngen ngurus Chiko dari awal lagi, atau sekali aja aku ngedenger ngeongan Chiko''.caku berdoa sambil nangis2 ( ngetik ini juga sambil nangis ). lalu aku menangis lagi, dan pada akhirnya aku tertidur..Ternyata tuhan mengabulkan doa'ku pada mimpi, aku bermimpi seperti nyata, aku bermimpi bahwa Chiko MASIH HIDUP..YAA DIA MASIH HIDUP DAN BERMAIN BERSAMAKU !!!
lalu, aku bangun, dan ternyata semua itu hanya mimpi..
Besoknya adalah tahun baru 2012, orng2 pada menyambut'nya, aku hanya bisa menangis karena tidak bisa tahun baru'an bersama Chiko.
Disitu, aku, papahku, mamahku, ingin sekali marah kepada dokter'nya karena tidak bisa memberi perawatan yg baik kepada Chiko..
tapi disisi lain aku berpikir,''aku juga yg salah, kenapa aku gk ng'rawat Chiko dengan baik? coba kalo aku ng'rawatnya dengan baik, pasti Chiko bisa main2 lagi sama aku'', dan aku pun mengangis lagi.
dari semua itu, aku jadi bercita2 ingin menjadi Dokter Hewan yang dapat menyembuhkan hewan2 yg sakit, dan semoga Chiko bisa masuk surga ya, Chiko disana tenang2 aja, nanati aku dan keluarga PASTI NYUSUL ko ƪ(Ë?â?½Ë?)Ê?
Nah,,buat yang baca cerita aku ini makasih ya, jngan sampe kucing/binatang kalian mengalami hal yg sama sperti aku,,mungkin kejadian ini bkal aku jadiin pengalama + pelajaran, agar, jika kita ingin memelihara binatang, peliharalah dngan sungguh2 dengan penuh rasa kasih sayang dan tanggung jawab ( padahal aku udh ng'rawat di sebisa yg aku bisa,,udh memberi perawatan yg maksimal, api mungkin tuhan berkehendak lain)
nah sekarang,, apa ceritamu tenteng binatang kesayang


Jawaban Terbaik “Pengen Tau Seberapa Sayang/pengalaman Kamu Sm Kucing/binatang? ” dimiliki oleh Arewangsit

kalo aku gan juga pernah punya seekor kucing (kucing pasar gan) soalnya aku nemunya dipasar. Pas pulang rumah dia ngikutin terus, yaudah akhirnya aku bawa pulang. Dia jadi kucing peliharaanku yang paling setia, aku suka dengan warnanya yang putih polos, dia juga gak rewel, trus selalu nemenin aku jika sedang belajar. Yang paling bikin aku terharu pada saat aku sakit dulu, dia tiba2 saja naik kekamarku dan menggeram seolah ingin mengucapkan agar aku cepat sembuh, lalu dia mengelus2 bulunya di sampingku dan kemudian menemaniku tidur. Sayangnya, ibuku gak setuju jika aku melihara kucing lantaran adik aku alergi. Tapi aku bela2in ngerawatnya meskipun aku selalu dimarahi oleh ibuku. Terakhir kali aku melihatnya, ketika itu dia sedang menyendiri disamping pintu depan, sepertinya demam, dia diem saja, aku membawanya kekamarku tapi dia seolah memberontak te2p disamping pintu rumah. Kemudian dia seperti batuk2 begitu, aku khawatir sekali takut jika dia sakit (didesaku ga’ ada dokter hewan). Akhirny aku duduk menemaninya, kemudia dia keluar entah kemana (aku biasanya melepasnya keluar karena jika malam dia biasa pulang sendiri kerumah). Tapi dia tidak kembali lagi, aku terpaksa mencarinya (padahal jam saat itu udah pukul 10.30 pm, tapi aku bela2in nyari dia. Aku keliling kampung, tanya tetangga yang belom tidur apakah melihat kucing aku tsb, tapi gak ada yang tahu, akhirnya setelah 2 jam aku mencarinya gak ketemu2 aku putuskan untuk pulang. Sampai didepan rumah aku lihat dia berada di samping pintu depan (diluar). Dia merem, aku kira tidur, aku memegangnya, tumben dia gak bangun saat aku pegang, biasanya responnya mata melek, tapi ini gak ada respon apa2. Akhirnya aku pegang dia, ternyata dia udah ga’ ada. Aku merasa sangat sedih sekali waktu itu, gak tega rasanya, seperti kehilangan seorang sahabat yang paling aku sayang. Pernah aku berdoa semoga dia tenang diatas sana….