Penyakit reproduksi khusus kucing betina

kucing betinaKali ini kita nggak akan membahas kucing persia atau kucing anggora. Tapi penyakit kucing….. dan penyakit kucing ini hanya menyerang pada kucing betina. Mengapa? karena penyakit yang akan kami jelaskan adalah penyakit reproduksi.

OK supaya nggak males bacanya..kami pilah-pilah saja berdasar kategori pada penyakit kucing betina ini :

Tanda -tanda,penyebab maupun tindakan untukĀ  penyakit reproduksi pada kucing betina :

  • Masa subur pada kucing betina yang terus menerus. Penyebabnya kemungkinan adalah kista indung telur. Khusus untuk penyakit reproduksi yang satu ini harus langsung dibawa ke dokter hewan.
  • Kelenjar susu membesar dan tidak terasa sakit. Jika itu tanda-tandanya maka kemungkinan penyebabnya adalah Tumor kelenjar susu, mastitis.
  • Lemas, kehilangan selera makan setelah 1-2 minggu melahirkan anak dan ada cairan bernanah yang keluar dari lubang kelamin. Maka penyebabnya adalah Metritis atau pembengakakan rahim. Langsung deh bawa ke dokter hewan untuk diberi antibiotik atau yang lebih ekstrim dokter harus mengebiri kucing tersebut.
  • Haus berlebiha, selera makan turun, perut membesar, lubang kelamin keluar cairan, muntah-muntah dan terjadi 6-8 minggu setelah masa subur berakhir. Penyebabnya adalah Piometra atau akumulasi nanah pada rahim. Seperti biasa bawa ke dokter..penanggulangannya bisa dibedah untuk membuang rahim

Semoga kucing betina anda tidak mengalami penyakit reproduksi diatas.