Sebenarnayabulu Kucing Peliharaan Bahaya Gak Sih Bulunya?

Tanya: soalnya mamah saya suka cerewet, emang sih bulunya suka rontok tapi seminggu sekali kucingsaya di bersihin kok. mamah saya ketakutan, takut asma lah, takut kemakan. jadi bulu kucingitu berbahaya gak sih?


Jawaban dari edy surya :
cukup berbahaya jika terhirup
karena bulu2 kucing berbagai macam bentuk dan ukuran
jadi ukuran yg kecil2 bisa terhirup dan menyumbat pernafasan

solusinya rajin disisir dan dijaga kebersihannya


Jawaban dari Nana :
di bilang bahaya tidak,,,kecuali kamu bawa tidur n cium2 bulu nyaa,,kalok soal cuman pelihara tidak2 apa2,,n jaga kebersihan juga kalok melihara kucing,,,jgn smpek bulunya smpek menempel dmn2,,Krna bisa terhirup


Jawaban dari Harum Fifi Yani :
berbahaya ,
karena menganggu kesehatan tubuh .
dan untuk wanita juga hati2 karena bulu kucing katanya bisa membuat wanita gak bisa punya anak , gak tau kenapa bisa begitu


Jawaban dari Jaya :
Klo sampai masuk kedalam tubuh mmg brbahaya, tp jk skedar memelihara tidak brbahaya 🙂


Jawaban dari Meika A. Setiawan :
Toksoplasma Gondii, adalah salah satu parasit yang terdapat pada kotoron anjing dan kucing. Parasit ini dapat menyebabkan penyakit toksoplasma. Jika ibu hamil terpapar dan menderita penyakit ini, akibatnya bisa fatal, keguguran atau bayi lahir cacat.

Parasit toksoplasma juga ditemukan pada hewan-hewan seperti anjing, tikus atau babi. Akan tetapi, di antara semua hewan tersebut, parasit toksoplasma hanya berkembang biak di tubuh kucing dan bisa ikut keluar bersama kotorannya, dalam bentuk telur.

Akibat kontak langsung dengan kucing, mengelus dan lupa mencuci tangan setelahnya atau mencium bulu-bulu kucing di mana pada bulunya telah menempel telur parasit tadi juga salah satu penyebab penularan Toksoplasma Gondii.

Bagi wanita yang memelihara kucing dan sedang merencanakan kehamilan atau sudah hamil, sebaiknya tidak memelihara kucing atau menjauhinya untuk sementara waktu. Pasalnya, bila bumil tertular toksoplasma, bisa berakibat buruk pada janin. Jika terkena pada awal trimester I dapat terjadi keguguran atau kematian janin, dan jika kehamilan berlanjut maka bisa menimbulkan kecacatan pada bayi dari tingkat sedang hingga berat.

Bagi bumil sendiri, gejala toksoplasma kadang tidak berdampak kecuali saat itu daya tahan tubuh sangat menurun karena parasit ini bersifat imunokompromais, sehingga bisa timbul rasa lelah, flu, nyeri kepala, atau demam.

Sayangnya, gejala itu ringan mirip influenza sehingga sering diabaikan. Untuk memastikan maka sebaiknya dilakukan cek darah TORCH di rumah sakit.


Jawaban dari IndieAdie :
memang bahaya klow tertelan, tapi klo terhirup emang bisa ?

hidung kita ada bulu2 penyaringgya gan, yang bikin asma itu bukan bulunya tapi sel2 kulit yang mati, sama seperti kita, sel kulit kita secara terus2 mati dan berganti yang baru. nah nih kulit mati kecil baget dan bisa di menyebar melalui udara. kalo terhirup dan sampe ke bronkus baru deh ahsma,

tips agar ngak paranoid,

1. sisir gan, beli sisir khusus kucing, short hair ato long hair, tetep kudu di sisir, soalnya nih barang bakal bersihin kucing agan dari bulu rontok sebelum bulunya menyebar.

2. sering2 dimandiin, selain membersihkan sel kulit mati kucing juga ikut bersih !

3. selalu pastiin makanan si pus ngak bergaram alias asin, garam bikin bulu cepet rontok


Jawaban dari Hen *v* Dra :
bahaya, bisa masuk ketubuh kita melalui perrnafasan, kalo sudah terlalu banyak masuk ke tubuh kita nanti nanti menggumpal


Jawaban Terbaik “Sebenarnayabulu Kucing Peliharaan Bahaya Gak Sih Bulunya? ” dimiliki oleh Reading Habbit

Iya bahaya ,dulu tante gw pernah kena sesak nafas akut gara2 seneng banget melihara kucing. Sekarang dia udah kapok ampe jijik liat kucing.