Penyakit Apa Saja Yang Bisa Ditularkan Melalui Kencing Kucing?

Tanya: kucing saya kok sering banget kencing ya? tapi keluarnya sedikit-sedikit dan di tempat-tempat tertentu di dalam rumah. katanya sih itu lg ngasih tanda batas teritorinya. tapi ngeri banget sama efek/penyakitnya. penyakit apa saja sih yang ada di dalam kencing kucing? apakah sama bahayanya dengan kotorannya?


Jawaban dari PAPA SAYANG LALA :
Betul . . . Sangat berbahaya bagi kesehatan manusia .
Toksoplasma yang dikeluarkan kucing , tidak baik buat kita .


Jawaban dari Jane :
Bagaimana kucing menandai daerah kekuasaanya?

Untuk menandai daerah kekuasaanya, kucing akan menyemprotkan air seninya di tempat-tempat tertentu. Seperti lantai, sudut rumah, kasur, karpet, meja, kendaraan, dan tempat lain yang ia anggap layak untuk ia kuasai. Ritual ini berbeda dengan kencing. Jika kencing, kucing cenderung berusaha menyembunyikan air seninya. Namun kebiasaan kucing yang seperti ini tidak banyak orang yang menyadari.

Bahkan mungkin kita tanpa sadari, kita duduk, tidur, atau menyentuh tempat yang terdapat bekas air seni kucing.

Itulah sebabnya kucing enggan pergi dari rumah jika sudah kita pelihara. Atau bahkan bisa kembali meski sudah kita usir berkali-kali. Karena ia sudah menganggap rumah berada di wilayah kekuasaanya.

Selain dengan menyemprotkan air seni, cara lain untuk menandai daerah kekuasaannya adalah dengan menggosok-gosokkan tubuhnya pada tempat-tempat tertentu termasuk manusia. Sehingga (mungkin) ia menganggap manusia pun berada dalam hak teritori nya.

Manusia menguasai kucing atau sebaliknya?

Tidak masalah dengan pernyataan diatas, karena tergantung dari sudut pandang siapa, Kucing atau Manusia. Yang menjadi masalah adalah penyakit yang dibawa dan disebarkan oleh kucing itu sendiri. Karena kucing memang dapat menjadi perantara bibit penyakit. Seperti rabies, taksoplasma dan beberapa penyakit menular lainnya.

Taksoplasma adalah penyakit yang diakibatkan oleh parasit Toksoplasma gondii, yang dapat ditularkan oleh kucing. Namun tak hanya kucing yang dapat menjadi dalang penyebaran penyakit toksoplasma. Toksoplasma dapat menyerang semua jenis satwa, termasuk burung, ikan, kelinci, anjing, babi, kambing dan mamalia lain, bahkan manusia.

Pada dasarnya manusia resisten (kebal) terhadap infeksi toksoplasma. Walaupun terinfeksi (kuman masuk ke dalam tubuh), itu tidak menimbulkan gejala penyakit. Jika tubuh kuat, maka parasit yang diidap hanya diam tenang tidak menimbulkan gejala penyakit. Kista akan menimbulkan gejala sakit jika kondisi tubuh lemah, kekebalan tubuh menurun, kekurangan gizi, dan dalam keadaan stres. Kista pada jaringan tubuh dapat merusak organ.

Taksoplasma tidak hanya menyerang wanita hamil. Toksoplasma dapat menyerang siapa saja tanpa memandang jenis kelamin dan umur. Sebagian besar orang yang terinfeksi toksoplasma telah membentuk kekebalan tubuh sehingga parasit toksoplasma tidak berkembang dan terbungkus dalam kista.

Bagaimana cara mencegahnya?

Tips sederhana untuk mengurangi penyebaran penyakit lewat kucing, terutama kucing â??kampungâ? yang perawatannya memang seadanya adalah sebagai berikut.

Usahakan jangan terlalu sering kontak dengan Kucing. Hal ini karena karena kucing seringkali menjilati tubuhnya. Kita tahu bahwa makanan â??kucing rumahan biasaâ? adalah makanan yang tidak terjamin kesehatannya. Terkadang dari tempat sampah, hewan hewan kecil seperti tikus, burung, ikan busuk dll. Kuman-kuman yang ada akan tetap bertahan pada perut dan mulut dan gigi kucing. Kasus yang paling ringan adalah alergi, sedangkan pada tahap yang lebih serius adalah penyakit taksoplasma dan beberapa penyakit serius lainnya.

Biasakan mencuci tangan atau bagian-bagian tubuh tertentu setelah kontak dengan kucing. Mencuci dengan sabun dan air mengalir akan mengurangi resiko penularan.

Bersihkan lantai dengan pembersih lantai antikuman. Hal ini berguna untuk membunuh kuman-kuman yang dibawa oleh kucing. Terutama tempat-tempat yang disemprot air seni kucing sebagai penanda daerah kekuasaanya.

Jika anda digigit atau dicakar kucing, segera bersihkan luka tersebut dengan sabun dan air mengalir, lalu diobati seperti luka biasa. Hal ini berguna untuk mencegah masuknya kuman penyakit kedalam tubuh. Melalui cakar atau gigi yang banyak mengandung kuman.

Semoga bermanfaat

Salam
Jane Doe


Jawaban Terbaik “Penyakit Apa Saja Yang Bisa Ditularkan Melalui Kencing Kucing? ” dimiliki oleh Wawashahab

itu namanya spraying
kucing jantan melakukan spraying karena ingin menandai daerah kekuasaannya
apabila kucing anda sehat, kencing kucing tersebut tidak berbahaya
tetapi apabila kucing anda sakit, maka kencing kucing dapat menimbulkan penyakit

semoga bermanfaat 🙂