Kucing Yang Agresif Itu Pertanda Mau Kawin, Bukan?

Tanya: kucing yang akan datang bulan, tingkah lakunya bagaimana??
kucing ku ini bulunya rontok, itu sudah beberapa hari terjadi.padahal biasanya ga kayak gitu, itu pertanda dia mulai beranjak dewasa,bukan?selain dia ingin ganti bulu juga!!


Jawaban dari ANDREAN :
Bulunya rontok mungkin ada kutu dalam lapisan kulitnya , mesti disuntik anti kutu.
Kucing datang bulan biasanya malas, gak banyak bergerak.
Kucing gak ada ganti bulu kalau ular ganti kulit.
Salah makankah kucing anda ? makannya terlalu asin ? atau ada makanan yang membuat alergi cat.


Jawaban dari kirari :
emang kucing ada datang bulannya ya?! aku baru tw [hehe]
kalau kucing aku kalau mw ngelahirin sich biasa aja, wkt beranjak dewasa pun bulunya ga rontok..^^

hm..
kena penyakit g? mf dech aku kurang tw tentang itu.^_^;


Jawaban dari Eric :
bulu kucing/anjing bisa rontok kalo biasa dikasih makan yang asin..
atau kemungkinan karena ada kutu, makanya kucing nya merasa gatal, jadi garuk-garuk.. otomatis bulunya rontok..
coba deh dimandiin pake shampo kucing trus kasih bedak yg memang utk kucing..
atau, kalau memang diberi pakan yang asin, di stop saja. kasih yang tidak bergaram atau pakan instan (pelet; seperti whiskas).

kalau masih berlanjut atau menuju kebotakan, coba periksa ke dokter saja..


Jawaban Terbaik “Kucing Yang Agresif Itu Pertanda Mau Kawin, Bukan? ” dimiliki oleh VaL Ichinoseâ?¢

untuk kucing yang hendak kawin ada proses dan tanda^2nya…

Tahap musim kawin :

1. Anestrus

Perlakuan sifatnya adalah Kucing jantan tidak tertarik pada betina begitu juga sebaliknya kucing betina tidak tertarik pada kucing jantan. Terjadi pada awal musim hujan.

2. Proestrus

pada tahap ini kucing betina akan berguling-guling serta menggosokaan badannya di lantai atau di tanah. Dan akan memanggil kucing jantan walau begitu si kucing betina ini masih memperbolehkan penjantan untuk menyentuhnya. Tahap ini berlangsung sekitar beberapa jam, namun untuk beberapa indukan bisa sampai 2 hari. Tapi hati-hati tahap ini juga jarang kelihatan.

3. Estrus

Tahap ini berlangsung selama kira kira satu minggu. Nah pada tahap inilah si kucing betina benar-benar akan mengajakanya untuk kawin. Perkawinannya sendiri hanya berlangsung sekitar 5-10 menit. Setelah kawin betina akan menjilati kemaluannya dalam rangka untuk membersihakan diri. Dan inu terjadi berulang-ulang.

Dan pada tahap ini juga si kucing betina akan sensitif. Setelah bersetubuh dengan pejantannya dia akan bertindak agresif dan marah-marah terhadap pasangannya. Oleh karena itu jika anda menkawinkannya dalam kandang pastikan ada tempat untuk keluar.

Ok yang namanya binatang tentu si betina memperbolehkan dia untuk sisetubuhi oleh beberapa pejantan. Tapi sebaiknya jangan sampai itu terjadi. Karena ini akan membingunngkan dalam segi pembiakan kucing.

4. Interestrus

Pada tahap ini agak berbeda. Tahap ini terjadi jika dia tidak dikawinkan atau tidak menemukan kucing jantannya. Berlangsung selama seminggu namun kemudian akan terulang lafi ke tahap Estrus lagi.

5. Metestrus

Tahapan ini terjadi jika betina berhasil dikawini namun tidak hamil.

Jadi jangan sembarangan melihat kucing kawin. Anda harus setidaknya mengerti tahap-tahap diatas. OK! anggap kucing anda berhasil hamil. Maka dia akan mengandung selama kurang lebih 2 bulan.

Bulu rontok bisa disebabkan dengan berbagai macam hal..

>Rontok normal

Umumnya kucing mengalami kerontokan bulu setidaknya sekali setahun yang kemudian diikuti pertumbuhan bulu baru. Beberapa kucing mengalami kerontokan 2 atau beberapa kali setahun dengan jumlah yang tidak terlalu banyak. Kerontokan yang tidak terlalu banyak juga terjadi pada kucing betina secara periodik sesuai siklus reproduksi kucing.

>Kekurangan nutrisi

Anak kucing memerlukan makanan dengan kandungan protein minimal 30 %, sedangkan kucing dewasa 25-30 %. Selain itu juga memerlukan berbagai vitamin dan nutrisi lain agar tetap sehat dan keadaan kulit dan bulu juga tetap optimal. Makanan kucing komersial yang relatif murah biasanya mempunyai kanduingan protein yang rendah dan tidak mengandung berbagai vitamin dan nutrisi tambahan yang diperlukan kucing. Solusinya ganti atau campur dengan makanan yang lengkap dan seimbang nutrisinya (balanced & complete nutrition). Vitamin yang berhubungan erat dengan perkembangan bulu adalah vitamin A dan E.

>Kelebihan vitamin

Sepertihalnya kekurangan vitamin, kelebihan vitamin juga dapat menyebabkan bulu rontok dan kulit kering, berkerak dan mengelupas.

>Suhu kandang/tempat tinggal terlalu panas

Fungsi kulit dan bulu adalah untuk melindungi badan dari berbagai pengaruh lingkungan dan penyakit. Kulit dan bulu juga berusaha mengatur suhu tubuh dalam batas tertentu. Pada tempat beriklim dingin bulu akan terangsang untuk tumbuh lebih tebal dan panjang karena berfungsi mencegah hilangnya panas dari tubuh. Sebaliknya kucing cenderung merontokkan bulunya sendiri bila lingkungan tempat tinggalnya terlalu panas. Tempatkanlah kucing ditempat yang sejuk, kering dan bersih dengan sirkulasi udara yang lancar.

>Shampoo & Mandi

Shampoo yang tidak sesuai untuk kucing baik dari segi kandungan dan derajat keasaman (ph) dapat menyebabkan kerontokan. Beberapa shampoo yang banyak busanya mempunyai kandungan deterjen yang cukup tinggi yang dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan kerontokan. Frekuensi mandi yang terlalu sering dapat mempengaruhi kelembaban normal kulit & bulu kucing. Kelembaban yang berlebihan dapat menjadi tempat yang sesuai bagi berkembangnya jamur. Sebaliknya kelembaban yang rendah membuat kulit dan bulu kering dan rapuh. Pembilasan dan pengeringan yang sempurna juga dapat membuat kulit iritasi dan bulu rontok.

>Kutu/Pinjal (flea)

Gigitan pinjal dapat menimbulkan kemerahan, bengkak dan radang ringan disekitar gigitan. Bila jumlahnya banyak, reaksi alergi dan radang pada kulit semakin meningkat, akibatnya akan mempertinggi resiko kerontokan bulu yang tumbuh di atas kulit tersebut

>Tungau (mites)

Kebanyakan tungau hidup dengan menghisap cairan tubuh yang terdapat dikulit, sehingga akhirnya kulit mati dan kering akibat kekurangan cairan dan nutrisi. Tungau seperti demodex dan scabies sering menyerang kucing. Mahluk ini hidup dan tinggal di bawah kulit dalam lubang dan terowongan yang digalinya sendiri. Reaksi alergi dan radang yang muncul juga dapat memperparah kerusakan kulit dan bulu.

>Jamur (mold)

Indonesia yang berada di daerah tropis dengan kelembaban tinggi merupakan daerah yang cocok bagi tumbuhnya berbagai jenis jamur. Bulu tebal dan panjang pada kucing juga menciptakan tempat yang cocok bagi tumbuhnya jamur. Salah satu penyakit kulit yang sering disebut Ringworm juga disebabkan oleh jamur. Selain menyerang kucing & anjing, penyakit ini juga dapat menyerang manusia dan menyebabkan gatal-gatal serta kemerahan pada kulit.

>Gangguan hormon

Gangguan pada produksi beberapa hormon juga dapat mempengaruhi keadaan kulit dan bulu. Salah satu yang paling jelas adalah kebotakan yang bersifat simetris pada kedua sisi tubuh akibat gangguan pada hormon adrenal

>Alergi

Alergi dapat disebabkan oleh berbagai hal seperti gigitan kutu, makanan, vaksin dan obat-obatan, rumput atau tanaman lain, plastik, dll. Pemecahan masalah alergi relatif mudah yaitu dengan pemberian antihistamin dan menghindarkan kontak dengan bahan penyebab alergi, yang sulit adalah mencari dan mengidentifikasi bahan penyebab alerginya.

>Obat-obatan

Obat-obatan anti kanker pada saat menjalani kemoterapi juga dapat menyebabkan bulu rontok. Suntikan beberapa jenis obat dapat menyebabkan kerontokan disekitar tempat suntikan. Bulu biasanya akan tumbuh kembali setelah efek obat habis.

>Gangguan kekebalan

Kerontokan bulu juga terjadi pada beberapa penyakit gangguan kekebalan tubuh seperti autoimun.